|
32
b.
Data description
language
(DDL). Setelah
kamus
data
diciptakan,
penjelasannya
harus
dimasukkan
dalam DBMS.
DBMS
menyertakan
data
description language (DDL) yang digunakan
untuk menjelaskan data.
c.
Skema
biasanya
menetukan
atribut
atau
karakteristik data seperti :
-
Nama data field.
-
Alias
(nama lain
yang
digunakan untuk data
field yang sama).
-
Jenis data (angka, abjad dan lain-lain).
-
Jumlah posisi.
-
Jumlah
posisi
desimal
(hanya
untuk
data
angka).
-
Berbagai aturan
integritas data.
d.
Subskema
digunakan
untuk subset dari
keseluruhan
deskripsi
yang berhubungan
dengan
pemakai tertentu.
3.
Memasukkan
data.
Setelah
skema
dan
subskema
diciptakan,
data
dapat
dimasukkan
ke
dalam
database,
hal ini dapat dilakukan dengan cara :
a.
Mengetik data langsung ke dalam DBMS.
b.
Membaca data dari pita atau piringan.
|