|
43
yang tercantum dalam surat order pengiriman
yang diterima
dari
fungsi pengiriman.
4.
Prosedur
penagihan. Dalam
prosedur
ini,
fungsi
penagihan
membuat
faktur penjualan
dan
mengirimkannya
kepada
pembeli.
Dalam metode
tertentu,
faktur penjualan
dibuat
oleh
fungsi
penjualan
sebagai tembusan pada waktu bagian
ini membuat
surat order pengiriman.
5.
Prosedur
pencatatan
piutang.
Dalam
prosedur
ini,
fungsi
akuntansi
mencatat
tembusan
faktur
penjualan
ke dalam
kartu
piutang
atau dalam metode
pencatatan
tertentu
mengarsipkan
dokumen tembusan menurut abjad yang berfungsi sebagai
catatan piutang.
6.
Prosedur distribusi penjualan.
Dalam prosedur
ini, fungsi
akuntansi
mendistribusikan
data penjualan
menurut
informasi
yang diperlukan
oleh manajemen.
7.
Prosedur
pencatatan
harga
pokok
penjualan.
Dalam
prosedur
ini,
fungsi
akuntansi
mencatat
secara
periodik
total
harga pokok
produk yang dijual dalam periode akuntansi.
2.2.1.6 Dokumen yang Digunakan dalam Sistem Penjualan Kredit
Menurut
Mulyadi
(2001,
p214-216),
dokumen
yang
digunakan
dalam sistem penjualan kredit adalah :
1.
Surat order pengiriman
dan tembusannya. Surat order
pengiriman
merupakan
dokumen
pokok untuk memproses
penjualan kredit kepada pelanggan.
|