![]() 18
2
n
-
k
-
1
?
=
2
Auto-r
(k-kelambatan)
n
?
(
X
t
-
M1
)( X
t
-
k
-
M
2
)
=
t=k+¹
n
n- k
(2.2)
?
(
X
t
t
=
k
-1
-
M1
)
?
t
=1
(
X
t
-
M
2
)
Perhatikan
adanya
dua
kesulitan
kecil
dengan
rumus-rumus
ini.
Nilai
rata-rata
M1
dan
M2
sangat
berbeda
karena
keduanya
hanya
didasar
atas
(n-k)
titik
data
yang
sama sekali
berbeda, dan penyebut dalam persamaan auto-r meliputi dua deviasi
standart
dengan
alasan
serupa.
Karena
kita dihadapkan
dengan
satu
deret
waktu
yang
sama, maka biasanya rumus ini di sederhanakan dengan membuat dua asumsi:
1. Bahwa kedua nilai rata-rata M1
dan M2
dapat
diduga dengan
baik,
menggunakan
rata-rata konvensional
dari seluruh n titik data.
2. Bahwa
kedua
deviasi standart dapat
diduga
dengan
baik
melalui
perhitungan
deviasi standart
dari seluruh n titik data secara konvensional.
Dengan
asumsi
yang
bersifat
menyederhanakan
ini
kedua
rumus
tesebut
menjadi
lebih
mudah di baca, sebagai berikut:
Auto-Kov
(2.3)
(k-kelambatan)
1
n
=
(
X
t
=
k
-1
t
-
X
)( X
t
-
k
-
X
)
Auto-r
(2.4)
(k-kelambatan)
n
?
(
X
t
-
X
)( X
t
-
k
-
X
)
t=k+¹
n
?
t
=1
(
X
t
-
X
)²
|