|
25
Double
Moving
Average
Æ metode
peramalan
yang
digunakan
untuk
data yang
t
mengandung
unsur trend. Rumus untuk
menghitung
peramalan
dengan double
moving average dapat dituliskan sebagai berikut :
'
'
a
t
=
M
t
+
(M
t
-
M ) = 2M
t ) = 2M
t
-
M
t
b
t
=
^
2
k
-
1
(M
-
M
'
)
Y
t
+
p
=
a
t
+
b
t
+
p
m
Single
Exponential Smoothing Æ
metode
peramalan yang
digunakan
untuk
data
stasioner.
Rumus
untuk
menghitung
peramalan
dengan
Single
Exponential
Smoothing dapat dituliskan sebagai berikut
:
F
t
+1
=
F
t
+
a
(X
t
-
F
t
)
Double
Exponential
Smoothing
Æ metode
peramalan
yang
digunakan
untuk
data
yang mengandung
unsur trend. Rumus untuk menghitung
peramalan
dengan Double
Exponential Smoothing dapat dituliskan sebagai berikut
:
S
t
=
aX
t
+
(1 -
a
)(S
t
-1
+
b
t
-1
)
b
t
=
?
(S
t
-
S
t
-1
)
+
(1 -
?
)b
t
-1
F
t
+
m
=
S
t
+
b
t
m
Pemilihan
metode
peramalan
yang
terbaik
dapat
dilakukan
dengan
melihat
Method
of Error yang terkecil,
dimana RMSE (Root Mean Square Error), MAD (Mean Absolute
Deviation),
MAPE
(Mean Absolute
Percent
Error)
digunakan
sebagai
tolak ukur
penyimpangan
input data dengan
model.
Siswanto
(2007, p316)
menguraikan
langkah
langkah
untuk
melakukan
peramalan
dengan
menggunakan program CB Predictor adalah sebagai berikut
:
|