|
30
Menurut Horowitz (1998, p12), efesiensi atau kompleksitas dari
algoritma
dapat
ditentukan
dari
waktu
yang
dibutuhkan untuk
mengeksekusi
sejumlah instruksi yang dilakukan (time complexity) dan memori yang
dibutuhkan (space complexity) berdasarkan jumlah input tertentu.
Menurut
Jhonsonbaugh
(2009,
p194),
ada
3
jenis
waktu
eksekusi pada
analisis algoritma:
1. Best-case time, yaitu
waktu
minimum
yang
dibutuhkan
untuk
mengeksekusi algoritma dengan semua inputan berukuran n.
2. Worst-case time,
yaitu
waktu
maksimum
yang dibutuhkan untuk
mengeksekusi algoritma dengan semua inputan berukuran n.
3. Average-case
time,
yaitu
waktu rata-rata
yang dibutuhkan untuk
mengeksekusi algoritma dengan semua inputan berukuran n.
Menurut
Horowitz (1998,
p12),
terdapat
dua
cara
utama
dalam
menganalisis suatu algoritma, yaitu :
1. Analisis Perkiraan Priori (priori estimate)
Merupakan
analisis
untuk
mendapatkan
waktu
proses
dalam
bentuk
fungsi
matematik. Analisis
ini
dilakukan
sebelum
algoritma
tersebut
diproses
dengan
suatu
komputer,
fungsi
waktu
ini
disimbolkan
dengan notasi O (notasi big oh).
2. Analisis Pengujian Posteriori (posteriori testing)
Merupakan analisis
untuk
mendapatkan waktu proses aktual dari
suatu
algoritma. Hal
ini
dilakukan pada
saat
algoritma diproses
oleh
komputer.
|