Home Start Back Next End
  
47
melibatkan kunci publik dan sejumlah parameter tertentu, sehingga
seseorang yang hanya mengetahui kunci publik saja akan sulit bahkan tidak
mungkin untuk menghitung kunci private. Pada umumnya, algoritma
asimetrik
mengaplikasikan
beberapa persoalan pada
matematika,
seperti
pemfaktoran bilangan integer yang sangat
besar, masalah
logaritma
diskrit
(discrete
logarithm
problem),
elliptic
curve,
bilangan
kompleks
(complex
number), dsb. Contoh dari algoritma asimetrik adalah RSA.
Saya
!!x!!??!x!
E
D
Saya
plaintext
enkripsi
dekripsi
ciphertext
plaintext
Gambar 2.7 Enkripsi Asimetrik
b.  Algoritma Simetrik
Algoritma kriptografi simetrik (algoritma simetrik) merupakan
algoritma kriptografi yang menggunakan satu buah kunci untuk proses
enkripsi dan dekripsi. Karena kunci yang digunakan untuk enkripsi dan
dekripsi adalah sama, maka kekuatan dari algoritma ini terletak pada kunci
yang digunakan. Kunci yang digunakan pada algoritma
simetrik disebut
dengan secret key.
Kelemahan algoritma simetrik terletak pada manajemen kunci (key
management). Karena kunci yang digunakan pada algoritma simetrik
memegang peranan penting, maka kunci ini tidak boleh diketahui oleh pihak
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter