|
15
Perkiraan
pemakaian, angka ini mutlak diperlukan untuk membuat
keputusan berapa
persediaan yang
dilakukan
untuk
mengantisipasi
masa
mendatang
(biasanya
dilakukan dalam kurun waktu setahun).
Harga bahan baku.
Harga bahan baku yang mahal, sebaiknya di stok dalam jumlah
yang
tidak
terlalu
banyak.
Hal
ini
disebabkan
terbenamnya
uang
yang
seharusnya
bisa diputar.
Biaya-
biaya
dari
persediaan.
Biaya-biaya
ini
meliputi
biaya
pemesanan
dan
biaya
penyimpanan.
Kebijakan
pembelanjaan.
Kebijakan
ini
ditentukan
oleh
sifat
dari
bahan
itu
sendiri.
Untuk bahan-bahan yang cepat rusak (perishable),
tentunya tidak mungkin dilakukan
penyimpanan yang terlalu lama, terkecuali ada alat
yang
dapat membuat bahan itu
bertahan misalnya refrigerator atau freezer
untuk
produk-produk
pertanian.
Di
samping itu, perlu juga dipertimbangkan persediaan yang mendadak.
2.2.4 Biaya- Biaya Persediaan
Dalam manajemen penanganan persediaan ada
hal penting
yang
perlu diperhatikan
yaitu cost (biaya), sebab di mana
persediaan
berada atau berjalan
di situ akan timbul
biaya.
Menurut
Icun
Y.,
Holy
&
Martinus
Getty
S,
(2005,p.9)
berikut
ini
adalah
jenis-jenis
biaya
yang digunakan dalam manajemen
persediaan:
1) Item cost
Item cost merupakan harga barang itu sendiri
dan
biaya-biaya lain
yang
berhubungan pada
saat pembelian barang tersebut, seperti biaya freight, asuransi, dan lain-lain.
Untuk
item cost dalam industri
manufacturing biasanya meliputi direct material, direct labor,
dan
factory overhead. Hal
ini
biasanya
ditentukan
dalam
kebijakan
pembentukan
cost-nya
oleh departemen Purchasing atau departemen akunting.
|