Home Start Back Next End
  
18
Segala
kegiatan
yang
berhubungan
dengan
pengadaan
biaya
dalam
membuat purcase
order. Biaya-biaya te®sebut meliputi biaya
persiapan pemesanan, biaya follow-up, biaya
ekspedisi, autorisasi pembayaran dan pembayaran invoice-nya.
4)
Stockout Cost
Jika
permintaan
pelanggan
selama
waktu
senggang
(lead time)
melebihi
peramalannya
(forecast),
maka
akan
timbul
stockout
(kekurangan
stock
atau
barang).
Apa
yang
bisa
dilakukan?
Perusahaan
biasanya tetap berusaha
untuk
memenuhi
kebutuhan
pelanggan
tersebut maka ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan seperti back o®der cost (biaya
yang timbul untuk meng-cover stock, misalnya dengan membeli item yang sama dari partner
atau
dengan cara
berkonsinyasi),
jika
tidak
terlambat
memenuhinya
maka
maka
akan
kehilangan prospek sales tersebut, dan bahkan mungkin juga kehilanggan pelanggan. Situasi
inilah yang dikatakan stockout cost.
Lead
Time
adalah 
jangka 
waktu 
kapan 
persediaan 
itu 
mulai 
dipesan 
sampai
persediaan itu ditempatkan/ dipesan
kembali.
Istilah lead time
bisa dipakai pada saat proses
procurement, delivery time, ataupun pada saat
proses
BOP (Bill of
material,
komponen dari
perencanaan 
aktivitas 
produksi). 
Lead 
time 
juga 
merupakan 
bagian 
dari 
komponen
perhitungan-perhitungan dalam proses produksi atau proses perencanaan persediaan.
Warehouse
adalah
tempat
penyimpanan
dari
persediaan.
Untuk
kategori
persediaan
yang
tersimpan  pada 
warehouse dan mempunyai pergerakan
yang  cukup  cepat 
maka 
bisa
dikatakan warehouse tersebut merupakan distribution center (distribution warehouse).
2.3 Pengertian Bahan Baku
Menurut pendapat Sofjan Assauri (2008,p.240-241) ”bahan baku merupakan barang-
barang  berwujud  yang  digunakan  dalam  proses  produksi,  barang  dapat  diperoleh  dari
sumber-sumber alam ataupun dibeli dari supplier atau perusahaan yang menghasilkan bahan
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter