Home Start Back Next End
  
24
a  
(smoothing constant)
dapat
berubah,
tergantung
pada
asumsi
kita
mengenai
perubahan
yang akan
terjadi pada data tersebut. Semakin besar asumsi
terhadap tarjadinya
peningkatan penjualan,
nilai
a
akan
semakin
besar,
dan
begitu
pula
sebaliknya.
Dengan
demikian, pemilihan besarnya nilai a
harus kita lakukan dengan hati-hati.
Untuk
memperoleh
forecasting
yang
lebih
akurat,
kita
dapat
membandingkan
nilai
forecasting
dengan
nilai
aktual
yang
terjadi.
Semakin
kecil
perbedaan
antara
nilai
hasil
forecasting dan
nilai
aktual,
berarti
tingkat
kesalahannya
semakin
kecil
dan
metode
forecasting
yang digunakan relatif baik. Tingkat
kesalahan forecasting
(forecast
error) dapat
dihitung sebagai berikut:
Forecast error = Demand – Forecast
4. 
Eksponential
Smoothing dengan menggunakan trend adjustment
5. 
Trend projection
6. 
Linear regression causal model
Peramalan
dengan
regresi linier
di
dasarkan
pada
asumsi
bahwa
pola
pertumbuhan
dari 
data 
historis 
bersifat 
linier. 
Rumus 
yang 
di 
gunakan 
untuk 
menghitung
peramalan  dengan  metode  regresi  linier  adalah  persamaan  garis  regresi  linier
sebagai berikut:
Y = a + bX
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter