Home Start Back Next End
  
11
2.2.1 Jenis-Jenis Persediaan
Setiap
jenis
persediaan memiliki
ciri-ciri
atau karakteristik tersendiri
dan
cara
pengelolaan yang
berbeda.
Berdasarkan pendapat
Assauri, Sofjan
(2004.p170-172)
persediaan dapat dibedakan menjadi beberapa jenis:
Persediaan
bahan
baku
(Raw materials stock) yaitu
persediaan
dari
barang-barang
berwujud yang digunakan dalam proses produksi, barang yang dapat diperoleh dari
sumber-sumber
alam
ataupun
dibeli
dari
supplier atau
perusahaan
yang
menghasilkan
bahan
baku bagi
perusahaan pabrik yang menggunakannya. Bahan baku diperlukan oleh
pabrik
untuk
diolah,
yang
setelah
melalui
beberapa
proses
diharapkan
menjadi
barang
jadi (finished goods)
Persediaan
bagian
produk
atau
parts
yang
dibeli
(purchased parts
/
components
stock)
yaitu
persediaan
yang
terdiri
dari
parts
yang
diterima
perusahaan
lain,
yang
secara
langsung
dapat
dirakit
(assembling)
dengan
parts
lain,
tanpa
melalui
proses
produksi sebelumnya. Jadi barang yang merupakan parts ini tidak mengalami perubahan
dalam operasi.
Persediaan
barang-barang
pembantu
atau
barang-barang
perlengkapan
(supplies
stock) yaitu persediaan
barang-barang atau bahan-bahan
yang
diperlukan dalam proses
produksi
untuk
membantu
berhasilnya
produk,
atau
yang
diperlukan
dalam bekerjanya
suatu perusahaan, tetapi tidak merupakan bagian atau komponen dari barang jadi.
Persediaan 
barang 
setengah 
jadi 
atau 
barang 
dalam 
proses 
(work-in-process
/procress
stock) yaitu
persediaan barang-barang yang
keluar
dari tiap-tiap
bagian dalam
satu pabrik atau bahan-bahan yang telah diolah menjadi suatu bentuk, tetapi lebih perlu
diproses kembali untuk kemudian menjadi barang jadi.
persediaan
barang
jadi
(finished goods stock) yaitu
persediaan
barang
yang
telah
selesai di proses atau
diolah
dalam pabrik
dan siap untuk
dijual
kepada
pelanggan atau
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter