|
52
Dengan demikian
dap at
disimp ulkan bahwa ob ject ad alah suatu entitas
y
ang
dap at
berup a
orang,
temp at,
kejadian,
atau
benda
tertentu,
kemudian
memiliki
data (properties)
y
ang akan
berubah
oleh
tin gkah
laku
(b ehavior)
y
ang dijalankanny a.
2.5.3
System Definition
M
enurut M athiassen et
al. (2000, p .24), system
defin ition
adalah
sebuah deskrip si singkat atas sistem terkomp uterisasi y ang diny atakan dalam
bahasa
alamiah.
System
definition
men geksp resikan
prop erti-p rop erti
fundamental
untuk
p
engemban gan
dan
p
enggun aan
suatu
sistem.
System
definition y ang
dib erikan
melip uti
sistem
dalam
konteks,
informasi
y
ang
seharusny a dikandung,
fungsi
y
ang seharusny a tersedia, dimana sistem akan
digun akan, dan kond isi p engemban gan sistem y ang seh arusny a diterap kan.
System defin ition bertujuan
untuk
men jelaskan
berbagai
interp retasi
sistem
dan
kemungk inan
y
ang
ad a.
Selain
itu,
system
definition
ju ga
membantu p engemban g sistem dalam menjaga suatu p andangan
umum
atas
p
ilihan-p ilihan
y
ang
berb eda
dan
memb andin gkan
b
erbagai
alternatif.
System
definition
y
ang dip ilih
h
arus
menjad i
dasar
y
ang kokoh
y
ang
dip erlukan untuk melanjutkan aktivitas analisis dan p erancan gan sistem.
2.5.4
Pengertian Rich Picture
M
athiassen
et al.
(2000, p .26-27) meny atakan
bahwa,
rich picture
merup akan
sebuah
gambaran
informal y an g digun akan
untuk
menun jukkan
p
emahaman
terhadap
ilustrasi
situasi
tertentu dari
sistem y ang sedang
|