![]() 57
Validitas
kriteria
menyangkut masalah
tingkatan
di
mana
skala
yang
sedang digunakan
mampu
memprediksi suatu
variabel
yang
dirancang sebagai kriteria.
Menurut Masrun
(Sugiyono, 2006
p.
124),
item
yang
mempunyai
korelasi
positif
dengan
kriterium
(skor
total)
serta
korelasi
yang
tinggi,
menunjukkan bahwa item tersebut mempunyai validitas yang tinggi pula.
Pengujian validitas
instrumen
di
dalam
penelitian
ini
menggunakan koefisien korelasi antara skor
butir
soal
dengan
skor
total.
Hasil pengujian validitas kemudian akan dibandingkan dengan r tabel.
Dasar
pengambilan keputusan
pengujian
validitas
instrumen
ini
adalah sebagai berikut :
a)
Jika
r
hitung
>
r
tabel,
maka
butir
atau
variabel
tersebut
valid.
Dalam
artian
indikator
tersebut
memang
sesuai
untuk
mengukur
apa yang ingin diukur.
b)
Jika r hitung < r tabel, maka butir atau variabel tersebut tidak valid.
Dalam
artian
indikator
tersebut
tidak
sesuai
untuk
mengukur
apa
yang ingin diukur.
Untuk mendapatkan nilai r tabel, dapat digunakan tabel nilai-nilai r
product moment yang dapat dilihat dari tabel 2.4.
Sedangkan untuk mendapatkan
nilai r
hitung digunakan teknik
korelasi product moment, dengan rumus sebagai berikut:
r
xy
=
n
?
x
i
y
i
-
(
?
x
i
)(
?
y
i
)
{n
?
x
2
-
(
?
x
)
2
}{n
?
y
2
-
(
?
y
)
2
}
i
i
i
i
|