Home Start Back Next End
  
59
2.2.11  Pengujian Reliabilitas
Menurut
Abdulwahab (2005,
p.20),
reliabilitas
tes
merupakan
suatu
konsep
statistik
yang
dinyatakan dalam
bentuk
koefisien
reabilitas
( r ). Hal yang mempengaruhi tes secara garis besarnya sebagai berikut:
1) 
Panjang tes dan kualitas butir soal
2) 
Hal yang berhubungan dengan testee
3) 
Penyelenggaraan tes
Menurut
Sarwono
(2006,
p.219),
reliabilitas menunjuk
pada
adanya
konsistensi
dan
stabilitas
nilai
hasil
skala
pengukuran tertentu.
Reliabilitas
berkonsentrasi pada
masalah
akurasi
pengukuran
dan
hasilnya.
Untuk menghitung reliabilitas, digunakan 3 model sebagai berikut:
1.   Tes Ulang:
Tes
ini dilakukan
dengan
cara
menguji
kuisioner
kepada
kelompok
tertentu,
misalnya
A,
kemudian dilihat
skornya.
Beberapa
waktu kemudian
kuesioner yang sama diujikan
pada kelompok
yang
sama.
Kedua
skor
dikorelasikan.
Jika
hasil
korelasinya
>
0,8
maka
instrumen tersebut dinyatakan reliabel.
2. 
Tes
Paralel:
tes
ini
dilakukan
dengan
cara
memberikan kuesioner
terhadap
kelompok
tertentu,
kemudian kelompok
tersebut
juga
dites
dengan
menggunakan
instrumen
yang
isi
pertanyaannya
ekuivalen.
Kemudian   nilai  
kedua   tes  
tersebut   dikorelasikan.   Jika  
hasil
korelasinya > 0,8 maka instrumen tersebut dinyatakan reliabel.
3.   Tes
Belah
Dua:
Tes
ini
dilakukan
dengan
cara
membagi
skor-skor
secara
random
dalam
bentuk
genap
dan
ganjil
dari
semua
jawaban
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter