|
10
kepuasan pelanggan). Investasi Teknologi informasi adalah perangkat keras dan piranti
lunak yang digunakan oleh sebuah organisasi
untuk
menyelesaikan fungsi bisnis terlepas
dari teknologi yang dilibatkan baik itu komputer, telekomunikasi, ataupun lain-lainnya.
Suatu investasi teknologi informasi (TI) merupakan pengeluaran yang dilakukan
organisasi berupa pengeluaran
untuk sistem operasi, software, telekomunikasi, jaringan,
operasi dan pemeliharaan terhadap infrastruktur dan pusat data yang tersedia, yang dapat
mempengaruhi kemampuan organisasi untuk mencapai visi dan misi, meningkatkan
performa
proses
dan
operasi
bisnis, dukungan
pengambilan
keputusan
bagi
pihak
manajemen, dan mendukung berbagai strategi bisnis untuk mencapai keunggulan
kompetitif. Investasi TI bermanfaat untuk menekan biaya-biaya operasional bisnis dan
menyelesaikan
masalah bisnis
yang
spesifik.
Untuk
menjustifikasi investasi
TI
yang
dibuat, salah satu pendekatan yang dilakukan adalah mengadopsi langkah logis dalam
kerangka yang berulang (reputable framework), yang sering disebut sebagai metodologi
valuasi.
Pendekatan
valuasi
tersebut
dapat
dilihat
dalam kerangka Justification
Options
dan
Merits yang
ditawarkan
oleh
Gartner serta klasifikasi metodologi
valuasi
TI
yang
tersedia (Ipung, 2004, p170).
Jadi dapat disimpulkan investasi teknologi informasi adalah cara penanaman
modal
di
bidang
teknologi
untuk
meningkatkan
kinerja
perusahaan
dalam
memproses
dan menyimpan informasi, sehingga bisa didapatkan manfaat tertentu sebagai hasil
penanaman modal tersebut.
|