|
56
bentuk
dasar
yang
sudah
diberi
imbuhan
dibubuhi
pula
dengan
imbuhan
lain.
Imbuhan yang ada dalam bahasa Indonesia adalah:
i. Akhiran: -kan, -I, -nya, -an.
ii. Awalan: ber-, per-, me-, di-, ter-, ke-, se-, pe-.
iii. Sisipan: -el, -em, -er.
iv.
Imbuhan
gabung:
ber-kan,
ber-an,
per-kan,
per-i, me-kan,
me-i,
memper-,
memper-kan,
memper-i,
di-kan,
di-i, diper-,
diper-kan,
diper-i, ter-kan, ter-i, ke-an, se-nya, pe-an, per-an.
2.5.4
Kalimat
Menurut
Putrayasa (p20,
2007),
dalam
bahasa
Indonesia,
kalimat ada yang terdiri dari satu kata, dua kata, tiga kata, empat kata,
dan
seterusnya.
Dalam
wujud
lisan,
kalimat
diucapkan
dengan
suara
naik turun
dan keras
lembut,
disela
jeda,
dan diakhiri
dengan
intonasi
akhir yang diikuti oleh kesenyapan yang mencegah terjadinya
perpaduan
asimilasi
bunyi ataupun
proses
fonologi
lainnya.
Dalam
wujud
tulisan,
kalimat
dimulai
dengan
huruf
kapital
dan diakhiri
dengan
tanda
titik,
tanda
tanya,
dan tanda
seru.
Berdasarkan
uraian
tersebut,
dapat
disimpulkan
bahwa
yang dimaksud
dengan
kalimat
adalah
satuan
gramatikal
yang
dibatasi
oleh adanya
jeda
panjang
yang
disertai nada akhir naik dan turun.
Sementara
menurut
Chaer (p327,
2006),
kalimat
adalah
satuan
bahasa
yang berisi
suatu
pikiran
atau
amanat
yang
lengkap.
Langkah
berarti di dalam kalimat itu terdapat unsur atau bagian yang:
|