|
55
bergantung
fungsionalitas
terhadap
B
dan
B
bergantung
fungsionalitas
terhadap
C
sehingga
C
bergantung transitif
pada
A
melalui
B.
Jika
ada
ketergantungan seperti
di
atas,
maka
A
tidak
Iagi
bergantung
fungsionalitas
terhadap
B
dan
C.
Kita
menghilangkan
ketergantungan
tersebut
dengan
menggantikan
semua atribut
dalam relasi
yang baru
bersamaan dengan
duplikasi
dari
determinanny!l.
2.1.9
Entity Relations/zip Modelling (ER
Modelling)
ER
modelling
merupakan
suatu
model data
yang
bersifat non-technical,
tidak
ambigu,
dan
berfungsi
menjelaskan bagaimana
keadaan
data
serta
cara
pemakaian
data
tersebut
oleh
suatu organisasi
(Conolly
&
Begg, 2005,
p342).
ER
modelling
merupakan
sebuah
pendekatan
Top-down
pada
perancangan
basis
data
yang. dlmulai
. dengan
mengidentifikasi
entitas-entitas dan
hubungan
antardata
yang
harus
direpresentasikan
di
dalam
model.
Kemudian
pada
entitas
dan
hubungan
tersebut
ditambahkan
penjabarannya
sebagai
informasi.yang
kita
ingin
simpan
tentang
entitas
dan
hubungannya
tersebut.
Penjabaran
tersebut
dikenal dengan
sebutan atribut.
Setelah
itu,
kita
membuat
hubungan
antarentitas.
Secara
umum,
simbol-simbol yang digunakan dalam
ER
modelling ini adalah
:
|