|
20
OSI
memiliki tujuh layer, yakni sebagai
berikut.
Layer 7:
Application Layer
Berfungsi
sebagai
interface
dengan
aplikasi
dengan fungsionalitas
jaringan,
mengatur
bagaimana
aplikasi
dapat
mengakses jaringan,
dan
kemudian
membuat
pesan-pesan
kesalahan.
Protokol
yang
berada
dalam
lapisan
ini
adalah HTTP, FTP,
SMTP, dan
NFS.
Layer 6: Presentation Layer
Berfungsi
untuk
mentranslasikan
data yang
hendak
ditransmisikan
oleh
layer
aplikasi ke
dalam format yang dapat
ditransmisikan melalui jaringan.
Layer 5: Session Layer
Berfungsi
untuk
mendefinisikan
bagaimana
koneksi
dapat
dibuat, dipelihara,
atau dihancurkan. Selain itu,
di
lapisan ini
juga
dilakukan resolusi nama.
Layer 4:
Transport
Layer
Berfungsi
untuk
memecah
data ke
dalam
paket-paket
data
serta
memberikan
nomor
urut
ke
paket-paket
tersebut
sehingga
dapat
disusun
kembali pada
sisi
tujuan
setelah
diterima.
Selain
itu,
pada lapisan
ini
juga
membuat
sebuah
tanda
bahwa
paket
diterima
dengan
sukses
(acknowledgement), dan
mentransmisikan ulang terhadap paket-paket yang
hilang di
tengah jalan.
Layer 3:
Network
Layer
Berfungsi
untuk
mendefinisikan alamat-alamat
IP,
membuat
header
untuk
paket-paket,
dan
kemudian
melakukan
routing
melalui
internetworking
dengan
menggunakan router dan
switch layer 3.
|