|
29
Tools Rekayasa Piranti Lunak memberikan fasilitas otomatis dan semi-
otomatis
kepada
proses-proses
dan
metode-metode.
Saat
tools tersebut
digabungkan sehingga informasi yang dibuat oleh satu tool dapat digunakan oleh
yang lainnya menjadi sebuah sistem yang dapat digunakan untuk mendukung
pengembangan piranti lunak, yang biasa disebut dengan computer-aided
software engineering.
2.7.1
SDLC (Software Development Life Cycle)
Beberapa langkah SDLC adalah : (Hughes & Cotterell, 2006, p6-7)
Requirement analysis.
Dimulai dengan requirement elicitation untuk
mencari
tahu
apa
yang
dibutuhkan
oleh
user
pada
sistem yang
ingin
dibuat.
Architecture design.
Tahap
ini
memetakan
kebutuhan
ke
komponen-
komponen yang akan dibuat pada sistem. Pada level sistem,
keputusan perlu dibuat untuk mengetahui proses mana yang akan
dilakukan oleh user dan yang dapat dikomputerisasi.
Detailed design. Setiap komponen software dibuat dari beberapa unit
software yang dapat diprogram dan ditest secara terpisah.
Code
and
test.
Pada
tahap
ini,
setiap
unit
software
diubah
ke
dalam
bahasa
mesin
melalui
proses
coding.
Testing
awal
dilakukan
untuk
memastikan kerja setiap unit software
dilakukan tahap ini.
|