|
33
Biay a Yan g Berhubun gan Den gan Pen gambilan Kep utusan
Biay a
y
ang
dikeluarkan
untuk melakuk an imp lementasi
sebuah
software
y
ang
b
aru
dibedakan menjad i
dua
bagian y aitu
implementation cost
dan operating cost. Biay a
imp lementasi
utama
y
ang
h
arus
dip ertimbangk an
adalah
biay a
clien t
licensing.
Biay a
imp lementasi lainny a y ang harus dip ertimbangk an antara lain :
1. Untuk
user
workstation
dibutuhkan
PC
dengan
p
entium
III
atau
lebih
den gan
p
aling sedik it 256M B RAM .
2. Arsitektur dari SAP Business One y ang berbasis p ada tip e konsep client/server.
3. Sep erti
y
ang telah dicatat
sebelumny a, dengan
sedik it
p
endekatan,
imp lementasi
awal
ju ga
termasuk konfigurasi klien p erorangan sehin gga
hany a
dip erlukan
bentuk / bidan g tertentu y ang diimp or.
4. Asp ek
kritis
lain
dalam
p
elaksanaan
imp lementasi
tentu
saja
adalah
dukungan.
Biasany a dukungan
y
ang terkandun g dalam
mendukun g tingk at
p
ertama,
namun
sebagai
bagian
dari
instalasi
awal,
sehin gga
disebut
Hot
p
aket
disediakan
situs
y
ang memun gk inkan untuk customatization sp esifik dan error correction.
ROI
tentu
saja merup akan biay a
y
ang p alin g kr itis
dalam p roses
imp lementasi. Secar a
umum,
p
enerap an
SAP
Business
One
sangat
menemp el
p
ada
sy arat-sy arat
y
ang
dibutuhkan untuk ROI berikut
ini :
1. Kustomisasi / add-on p rogram tersedia melalu i sebuah SDK.
2. Skalabilitas melalui integrasi d en gan p roduk lain, terutama solusi berb asis web.
3. Kep atuhan terhadap standar terbuka (misalny a, XM L)
(Teuful, Nam, & Heun, 2005, p 6-8)
|