|
51
dap at
berdamp ak
kurang baik
untuk
kemamp uan
upgrade
p
ada
software
y
ang
2.2.4 Information Economics
Information Economics
adalah
seku mp ulan p eralatan komp utasi
untuk
men gkuantifikasi biay a
dan
manfaat (cost
and benefit) dari
suatu p roy ek teknologi
informasi (Parker, B enson & Trainor, 1988, p 5). M etode ini dikemban gkan o leh M arily n
M
. Parker dan rekan-r ekan satu timny a p ada tahun 1985 selama bek erja di In ternationa l
Business Machine
(IBM ), dan merup akan p engemban gan dari
metode
Cost-Ben efit-
Analysis
(CBA) tradisional
den gan
car a
men gkuantifikasi b iay a dan
manfaat
dari
imp lementasi p roy ek teknologi
informasi
y
an g hasilny a dihar ap kan dap at
memberik an
manfaat kep ada
p
erusahaan. Biay a
y
ang
diev aluasi
mencakup biay a
p
engadaan
p
erangkat
keras, p embelian p erangk at
lunak,
seluruh biay a p erawatan dan biay a tenaga
kerja. Sedan gkan
menurut
Robson (1997, p 237) Information Economics
secara eksp lisit
men gevaluasi
alternatif investasi
sistem
informasi
den gan
men gidentifikasi
d
an lalu
men gevaluasi (evaluating), p ember ian
skor (scoring), dan p emberian p eringkat
(ranking), faktor
p
ositif (nilai) dan faktor negatif (resiko atau ketidakp astian) y ang
p
otensial dari sekump ulan kand idat investasi.
Latar belak an g y ang mendasari d ibutuhkanny a Information Economics adalah :
1. Dalam
men gevaluasi
manfaat
y
ang ditimbu lkan
oleh
adany a
Sistem
Informasi
terny ata berbeda-beda seh in gga nilai y an g dip eroleh ju ga berbed a-beda.
2. Pada umumny a
sumber
d
ay a p erusahaan
y
ang dap at
digunakan
untuk
memban gun Sistem Informasi san gat terbatas jumlahny a.
|