|
46
Pada tanggal 2
Januari 1997,
NIST,
badan penelitian milik pemerintah
Amerika
Serikat,
mengumumkan dimulainya
usaha
pembuatan algoritma Advanced
Encryption
Standard
(AES)
sebagai
pengganti Data
Encryption
Standard
(DES).
Untuk
menghindari kontroversi
mengenai
standar
yang
baru
tersebut,
sebagaimana pada
pembuatan DES
(NSA
sering
dicurigai
mempunyai
"pintu
belakang"
untuk
mengungkap
ciphertext
yang
dihasilkan
oleh
DES
tanpa
mengetahui
kunci),
maka
NIST
mengadakan
lomba
terbuka
untuk
membuat
standar
algoritma
kriptografi
yang
baru sebagai pengganti DES.
Persyaratan
yang
diajukan
oleh
NIST
tentang
algoritma
yang
baru
tersebut
adalah :
1.
Algoritma
yang
ditawarkan
termasuk
ke
dalam
kelompok
algoritma
kriptografi simetri berbasis cipher blok.
2.
Seluruh rancangan algoritma harus bebas dari royalti.
3.
Panjang kunci fleksibel : 128, 192, dan 256 bit.
4.
Ukuran blok yang dienkripsi adalah 128 bit.
NIST
menerima
15
proposal
algoritma
yang
masuk.
Konferensi
umum
pun
diselenggarakan untuk
menilai
keamanan
algoritma
yang
diusulkan.
Pada
bulan
Agustus
1998, NIST
memilih
5
finalis
yang
didasarkan
pada
aspek
keamanan
algoritma, efisiensi, fleksibilitas, dan kebutuhan memori. Finalis tersebut adalah :
1.
Rijndael (dibaca
:
Rhine-doll,
dari
Vincent
Rijmen
dan
Joan
Daemen - Belgia, 86 suara)
2.
Serpent
(dari
Ross
Anderson,
Eli
Biham,
dan
Lars
Knudsen
-
Inggris, Israel, dan Norwegia, 59 suara)
|