Home Start Back Next End
  
10
(GPS
receiver)
dapat ditentukan
dengan
cara
menerapkan konsep
triangulasi.
Konsep
triangulasi
dapat
dianalogikan
seperti
berikut.
A
ingin
datang
ke
di
Gedung G,
A
tidak
tahu
di
mana
letak
gedung itu.
Ia
hanya
punya
informasi
bahwa Gedung
G
terletak 10 km dari Universitas
X, 15 km dari Pasar
Y
dan
20
km dari
Terminal
Z.
Dengan
menggambar tiga
lingkaran
yang berpusat di
Universitas
X,
Pasar
Y
dan
Terminal Z,
masing-masing dengan
radius
10,
15
dan
20
km.
Di
titik
perpotongan
ketiga
lingkaran
itulah
terletak
Gedung
G.
Dalam hal
ini,
alat
penerima
akan
berada
pada
titik
potong
tiga
bidang
bola;
masing-masing
dengan
radius
sebesar
jarak
alat
penerima
ke
satelit,
dengan
satelit
itu sebagai pusat bola.
Dengan demikian, posisi
titik
itu dapat diketahui
dengan titik perpotongan ketiga lingkaran tersebut.
Gambar 2.3 Teknik Triangulasi
Pada
praktiknya, satelit
yang
digunakan
minimum 3
buah
dan
satelit
keempat dibutuhkan untuk perhitungan sinkronisasi clock dari
penerima
GPS.
Akurasi
yang
diperoleh dengan
metode
ini
terbatas
pada
100
meter
untuk
komponen horizontal, 156
meter
untuk
vertikal,
dan
340
nanodetik
untuk
komponen 
waktu,  semua  pada  tingkat  probabilitas  sebesar  95%. 
Tingkat
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter