Home Start Back Next End
  
14
yang 
lama 
sebelum 
memperoleh  posisinya 
yang 
valid 
karena 
dilakukan
pencarian terhadap masing-masing satelit merupakan proses yang lambat.
Ketika
sebuah
GPS
receiver
sudah
pernah
fix
dan
dimatikan,
posisi
dan
data
yang
valid akan disimpan. Ketika receiver
dihidupkan kembali, dia
akan
berusaha
untuk
menggunakan informasi
yang
telah
tersimpan dalam
almanac
untuk
memprediksi
satelit
mana
yang
terlihat.
Jika
receiver
telah
berpindah
terlalu jauh
atau
internal
clock
sudah
tidak
aktif
(GPS
tidak
aktif
dari
3
hari
sebelumnya), maka
data
yang
tersimpan
tidak
dapat
digunakan
untuk
membantu memprediksi lokasi satelit.
GPS memiliki beberapa mode start up, yaitu:
Mode Cold Start
GPS melakukan start up dalam mode ini ketika:
o
Receiver telah berpindah lebih dari 100 km dari lokasi fix terakhir.
o
Waktu saat ini tidak akurat atau tidak diketahui.
o
Sinyal
yang diterima
lemah. Satelit
yang diprediksi secara
fisik ada
di
atas
atau
terlihat
tetapi
receiver
tidak
bisa
melihatnya misalnya
karena adanya bangunan yang tinggi atau halangan lainnya.
Situasi-situasi
seperti
di
atas
memiliki
arti
bahwa
receiver
tidak
bisa
memprediksi   dan/atau   membuktikan   satelit   mana   yang   terlihat.
Receiver
kemudian mencari
semua
satelit
dan
mencoba
untuk
memperolehnya 
secara 
bergantian. 
TTFF 
untuk 
cold   start   bisa
mencapai belasan menit.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter