|
20
Dua
keadaan
inventory
variabel
x
t
,
y
t
untuk
semua
ukuran
waktu
integer
yang
tidak
negative
t.
Keputusan
u
t
mempengaruhi sistem
yang
diambil
dari
himpunan
berhingga
u
pada setiap
tahap. Kedua
variabel
itu
ditingkatkan dengan dua
persamaan,
yaitu sebagai berikut (Roy et al., 1997).
x
t+1
=
f1(y
t
,w
t
)
(2.2)
y
t+1
=
f2(x
t
,u
t
)
(2.3)
dimana:
x
t
=
variabel keadaan inventory sebelum keputusan
y
t
=
variabel keadaan inventory setelah keputusan
f1, f2
=
fungsi-fungsi aktifasi sistem dynamic
w
t
=
variabel acak gangguan yang didapat dari distribusi
u
t
=
variabel keputusan.
Dalam
inventory
retailer
menggunakan dynamic
programming
terdapat
biaya
persediaan
barang
yang
dinotasikan dalam
fungsi
g(y
t
,w
t
),
nilai
fungsi
biaya
g(y
t
,w
t
)
didapatkan
dengan
cara
menghitung biaya-biaya yang
terjadi
pada
variabel
keadaan
y
t
yang dipengaruhi oleh variabel gangguan w
t
.
Keadaan inventory sebelum keputusan dan keadaan inventory
sesudah
keputusan
memperlihatkan banyaknya
barang
yang
tersedia.
Banyaknya
inventory
yang
sedang
dikirim
ke
gudang,
dan
yang
akan
tiba
di
gudang
dinotasikan
dengan
q
0,t
pada
ukuran
waktu t
hari. Sama seperti q
0
,
t
,
banyaknya inventory yang sedang dikirim ke toko
i, dan
yang akan tiba di toko i dinotasikan dengan q
i,t
pada ukuran waktu t hari.
Maka vector x dipresentasikan dalam bentuk.
x = (q
0,0
;q
0,D
W
;
q
1,0
;q
1,D
S
;
.;q
K,0
;q
K,D
S
)
. (2.4)
|