|
57
strike (HS) dan loading response/foot fla t (FF). Periode
berdir i d iikuti den gan
p
endukung anggota tubuh
tunggal
(single limb
support/SLS), terdiri dari
f
ase
midstance, dan
fase
terminal
stance. Selama melakuk an
tugas weigh t
acceptan ce, an ggota
badan
berd iri
den gan
tan ggun g-jawab
total
untuk
menahan
ber at
tubuh
sementara
anggota
tubuh
lainny a
berada
p
ada
p
eriode
men gay un. Tugas
fungsional ketiga
y
aitu limb advancement, dimana terdap at
emp at
fase y ang berp eran p ada limb advancement: terminal stance, preswing,
initia l swing, midswing,
dan
terminal
swing. LA
d
imulai p ada
akhir
p
eriode
berdiri, d iman a
selama
f
ase tersebut
an ggota badan
melakukan advancemen t
untuk
memp ersiap kan
fase
berikutny a.
Fase
preswing
melakuk an
sekaligus
dua tugas,
y
aitu tugas
fun gsion al
sing le
limb support dan
limb advancemen t
(Blay a, 2000).
2.4.1
Pemrosesan Urutan Gait Cycle
Vau ghan
(1999)
meny atakan bahwa cara berjalan
manusia
merup akan
p
enggambar an
dari
p
endekatan
top-down.
Pada
awal
terjadiny a
p
roses
gait,
sebagai
sy araf
imp uls
y
ang terjadi
didalam
central
nervous
system
(anggota
tubuh
bagian
atas
y
aitu
kep ala)
diakhir i
den gan
p
emban gkitan
ground
reaction forces (GRF) (anggota
tubuh
bagian
bawah
y
aitu
kaki).
Interaksi
antara
sistem
sy araf p usat, sistem
sy araf tubuh, dan musculoskeletal effector
system dap at dilihat p ada Gambar 2.11. Karakteristik dari p endekatan tersebut
berdasarkan
p
ada
sebab-ak bat,
ibat,
diman a
ketika
otot-otot
diaktifkan
akan
|