|
20
mengoreksi kejadian
yang tidak sah. Kejadian
yang
tidak sah dapat
timbul
jika
tidak
terotorisasi,
tidak
akurat,
tidak
lengkap,
mengandung
penggandaan
data
atau
redudansi,
tidak
efektif
atau
tidak
efisien
saat
memasukkan
data
ke
sistem.
Ketiga,
pengendalian
digunakan
untuk
mencegah, mendeteksi, dan mengoreksi kejadian yang tidak sah.
Berdasarkan pengertian diatas, pengendalian internal dikelompokan
menjadi tiga bagian yaitu :
1.
Preventive Control
Instruksi yang ditempatkan pada dokumen sumber untuk
mencegah
karyawan
melakukan
penempatan
data
yang
tidak
benar. Dengan catatan, pengendalian hanya dapat berjalan jika
instruksi
yang
diberikan
cukup
jelas
dan
karyawan
telah dilatih
dengan baik untuk memahami
setiap instruksi. Dengan demikian,
baik
petugas
dan
petunjuk komponen
sistem merupakan
pengendalian. Petunjuk itu sendiri tidak dikendalikan.
2.
Detective Control
Mengidentifikasi
masalah
dalam memasukan
data
harus
dapat
mengetahui
bila
data
yang
dimasukkan
ke
dalam
sistem adalah
tidak benar. Pengendalian adalah sebuah sistem karena berbagai
bagian
dari
program harus
bekerja
sama
untuk
menentukan
kesalahan.
3.
Corrective Control
Program yang
menggunakan kode khusus, dapat
memperbaiki
data yang rusak karena kesalahan saat komunikasi online.
|