![]() Agustina Yohana / 1000868270
BINUS University Jakarta
City Hotel di Jalan Kemukus Kota Tua Jakarta
61
Selain
bangunan
diatas,
masih
ada
beberapa
bangunan
cagar
budaya
lain yang dekat dengan tapak. Bangunan tersebut dapat dilihat pada lampiran
4
dan 5. Kemudian, dari tabel diatas dapat dilihat bahwa
gaya
arsitektural di
sekitar
tapak
begitu
beragam,
namum didominasi oleh
gaya
Art
Deco.
Penjelasan tentang arsitektur Art Deco akan dijelaskan pada sub bab berikut.
II.5.5. Arsitektur Art Deco
Art
Deco
adalah langgam
yang
menggunakan ornament-ornamen
historical
dan tradisional,
sehinga
dapat
dikatakan sebagai
langgam
yang
memiliki
muatan local. Art Deco di suatu tempat akan berbeda di tempat lain
karena mereka mengembangkan sendiri-sendiri sesuai kondisi
tempat
mereka,
namun
secara
keseluruhan
memiliki semangat
yang
sama
yaitu
keterbukaan pada sesuatu
yang
baru,
sehingga
hasil karyanya
hamper
selalu
inovatif dan eksperientif (Sumardji 1995:67).
Arsitektur Art Deco adalah suatu konsep perkembangan arsitektur
yang
merujuk
pada
gaya
seni dekoratif tradisional
maupun
modern,
dimana
menyerap
berbagai
dari
berbagai
sumber
maupun pergerakan sekitar
dan
memperkenalkan
hal yang
baru untuk
memperkaya
perbendaharaan
arsitektur (Bayer, 1999:p.7). Art-Deco populer digunakan di Indonesia pada
awal abad 19 dan ciri ciri Arsitektur Art Deco dibahas berikut
ini.
|