|
yang
diperjualbelikan
rumput makanan temak, sehingga mewariskan
nama
Pasar
Rumput.
Tahun
1870,
Belanda
membangunjalan kereta
api
di
daerah
itu.
Wilayah
Manggarai
mengalami
perbaikan
lingkungan
setelah
dibangunnya
stasiun
kereta
api
manggarai.
Pada
1960, tanah-tanah
PJKA
(Perusahaan
Jawatan
Kereta
Api)
di
daerah
ini
dirubah
meitiadi
wilayah
pemukiman bagi
karyawan
PJKA.
Manggarai
merupakan
daerah
yang
berdampingan
dengan
sungai
ci!iwung yang
merupakan
sungai
besar
membelah
pusat
Jakarta.
Sejak
zaman
belanda, sungai
ini
telah
membawa
banjir
sehingga
pada wilayah
manggarai
dibuat
pintu air
untuk
memecah aliran
sungai
ke banjir
kana!barat.
Seiring
waktu,
wilayah
ini
tetap
memiliki
banyak
masalah
baik secara
lingkungan
dimana
banyak
bangunan
liar,
banjir
tahunan,
dan
lingkungan
yang
kotor,
maupun
masalah
sosial.
Keadaan
tersebut
memberikan
kesan
kumuh pada
wilayah
Manggarai.
Sebagian
masyarakat
yang
hidup
pada
pemukirnan
liar
di
Manggarai
menggantungkan hidup
pada stasiun
Manggarai.
Mereka
beke.tja
sebagai
penjaga parkir
motor,
tukang
ojek, tukang
bajaj, be.tjualan makanan,
dan
membuka
warung.
Pada masa mendatang,
stasiun
manggarai
akan
menjadi
pusat kegiatan
kereta
api
dimana
sebagai
titik
temu
seluruh
kereta
dan
akan
berintergerasi
dengan
terminal
bus
transjakarta.
Wilayah manggarai juga
telah
disiapkan
menjadi daerah niaga.
Keadaan
tersebut
akan
merubah
total
wajah
manggarai
beserta
lokalitas
di
dalamnya.
b. Stasiun Kereta Api Manggarai
Dibangun pada
tahun
1912
sebagai
stasiun
dan
diresmikan
1 Mei 1918.
Selain
melayani lalu
lintas angkutan penumpang
dan
Barang untuk
lintas
tengah kota
(Gambir
-
|