Home Start Back Next End
  
36
Istilah
plastik
mencakup
produk
polimerisasi sintetik atau semi-sintetik.
Mereka
terbentuk dari kondensasi organik atau penambahan polimer dan bisa juga
terdiri dari zat lain untuk
meningkatkan
performa
atau
ekonomi.
Ada
beberapa
polimer alami
yang
termasuk plastik. Plastik dapat dibentuk
menjadi film atau fiber
sintetik.
Nama
ini
berasal
dari
fakta
bahwa
banyak
dari
mereka
"malleable", 
atau
memiliki properti keplastikan.
Plastik
di
desain
dengan
variasi
yang
sangat
banyak
dalam properti
yang
dapat menoleransi panas, keras, "reliency" dan lain-lain. Digabungkan dengan
kemampuan
adaptasinya,
komposisi
yang
umum dan
beratnya
yang
ringan
memastikan plastik digunakan hampir di seluruh bidang industri. Beberapa proses
manufaktur
yang
menggunakan
bahan
dasar plastik
dalam kegiatan
prduksinya
adalah Injection Molding, Extrusi, Thermoforming dan Blow Molding.
2.5.1
Jenis Plastik
Secara umum plastik digolongkan menjadi dua macam, yaitu:
Termoplastik,
Merupakan
jenis
plastik
yang
bisa
didaur-ulang/dicetak
lagi
dengan
proses
pemanasan
ulang.
Contoh:
polietilen (PE), polistiren (PS),
ABS, polikarbonat (PC).
Termoset, Merupakan jenis plastik
yang tidak bisa didaur-ulang/dicetak
lagi.
Pemanasan
ulang
akan
menyebabkan
kerusakan
molekul-molekulnya.
Contoh: resin epoksi, bakelit, resin melamin, urea-formaldehida.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter