|
44
2.6.4
Desain dan Konstruksi Mold
Fungsi
utama
dari
mold adalah
untuk
membuat
bentuk
dan
pembuatan
permukaan part dari cairan plastik yang di injeksi sampai mengalami proses
pendinginan
sehingga
part
dapat
di
keluarkan
dari
mold.
Mold harus
dapat
di
digunakan dalam siklus
yang berulang-ulang, seringkali
sampai jutaan siklus,
dengan tekanan yang tinggi. Tekanan yang biasanya bekerja pada mold berkisar
(200-20000 psi) untuk membentuk dan menahan suatu rongga plastik.
Mold yang paling sederhana adalah mold yang
menggunakan 2 plat. Mold 2
plat ini membuat sebuah part dengan cavity dan core. Cairan plastik masuk kedalam
mold melalui sprue bushing yang berpasangan dengan nozzle dari mesin molding.
Pada part terdapat gate
yang
merupakan titik
masuk plastik dalam mengisi rongga.
Terdapat beberapa desain
gate
dengan
masing-masing
kelebihan
dan
kekurangannya.
Sedangkan
Sprue adalah
suatu
jalur
material
yang
dibuat
agar
material plastik dapat masuk kedalam mold.
Selain
Gate juga
terdapat
runner. Runner
terdiri
dari
2
jenis,
yaitu Cold
runner
(dingin)
dan
hot
runner
(panas).
Pada
cold
runner
ketika
temperatur
telah
dingin produk (part) dan runner yang membeku akan dikeluarkan, plastik yang
membeku pada runner ini tidak digunakan, fungsi awalnya adalah sebagai jalan
masuk plastik pada desain mold banyak rongga (multi cavity) sehingga terjadi
pemborosan material. Sedangkan pada hot runner (tanpa runner) yang keluar hanya
|