|
berikut :
(Fred
Lawson, Hotel
and
Resort,
Planning, Design
and
Refobishment,
Architectural Press Publish, 1995)
a.
Kebutuhan dan persyaratan
individu dalarn melakukan
kegiatan wisata.
Suasana
yang
tenang
dan
mendukung untuk
istirahat,
selain
fasilitas
olah
raga
dan hiburan.
Aloneness
(kesendirian)
dan
privasi,
tetapi
juga
adanya
kesempatan
untuk
berinteraksi dengan orang lain berpartisipasi dalarn aktivitas
kelompok.
Berinteraksi
dengan
lingkungan,
dengan
budaya
baru,
dengan
negara
baru
dengan standar kenyarnanan rumah sendiri.
b.
Pengalarnan unik bagi wisatawan.
Ketenangan, perubahan gaya hidup dan kesempatan
untuk relaksasi.
Kedekatan
dengan alarn,
matahari, !aut,
hutan, gunung, danau, dan
sebagainya.
Memiliki skala yang manusiawi.
Dapat melakukan aktivitas yang
berbeda seperti
olah raga dan rekreasi.
Keakraban
dalarn hubungan dengan orang lain diluar lingkungan
kerja.
Pengenalan terhadap
budaya dan cara hidup yang
berbeda.
c. Menciptakan suatu citra
wisata yang
menarik
Memanfaatkan stimber daya alarn
dan kekhasan suatu tempat sebaik mungkin.
Menyesuaikan fisik
bangunan terhadap
karakter lingkungan setempat.
Pengolahan terhadap fasilitas yang sesuai dengan tapak dan
iklim setempat.
|