![]() 16
2.4.6 Kegiatan yang dilakukan
Kebun
Raya
Bogor
dalam
melaksanakan
tugasnya
diantaranya
melakukan kegiatan sebagai berikut:
-
Konservasi ex-situ,
yakni
melakukan eksplorasi
tumbuhan
di
kawasan
hutan,
mendata/registrasi,
mengkoleksi
dan
melestarikannya.
-
Penelitian meliputi:
a. Taksonomi,
yaitu
memberi
kepastian
nama
tanaman
atau
sertifikasi, inventarisasi dan evaluasi.
b. Biosistematik,
yaitu
mempelajari
hubungan
kekerabatan
antara tumbuhan.
c. Botani
Terapan,
yaitu
penelitian
mengenai
manfaat
tanaman.
d. Holtikultura,
meliputi
penelitian
adaptasi
tanaman,
cara
budi dayanya dan pengembangan ilmu pertamanan.
-
Pendidikan, terutama bidang
ilmu botani, pertamanan dan
lingkungan hidup.
-
Pariwisata, Kebun Raya Bogor merupakan salah satu tempat
kunjungan wisata yang potensial.
-
Penemuan
serta
pengumpulan
jenis-jenis
tanaman
langka
yang
hanpir punah di Indonesia.
-
Pembangunan
Kebun
Raya
baru,
ada
keinginan
masyarakat
di
berbagai propinsi agar didirikan Kebun Raya di daerahnya yang
perlu ditindak lanjuti. Contoh: yang
telah
diresmikan
adalah
Kebun
Raya Bukit Sari di Jambi, Kebun Raya Baturraden di Jawa Tengah.
Pembanguan
yang sedang dirintis: Kebun Raya
Engrekang (Sulawesi
Selatan), Kebun Raya di Balikpapan, Kebun Raya Kuningan ( Jawa
Barat), Kebun Raya Lampung, dll.
2.4.7 Tujuan
Tujuan secara umum yang ada dalam lingkup Kebun Raya Bogor yaitu:
1. Pusat konservasi tumbuhan tropis
2. Penelitian
3. Pendidikan
4. Reintroduksi tanaman langka
5. Rekreasi.
Tujuan secara khusus yang ingin dicapai dalam tahun 2005-2009 adalah:
1. Mengkonservasi
tumbuhan
Indonesia
khususnya
dan
tumbuhan
tropika umumnya.
2. Melakukan reintroduksi atau pemulihan tumbuhan langka.
3. Memfasilitasi pembangunan kawasan konservasi ex-situ tumbuhan.
4.
Meningkatkan jumlah dan mutu penelitian terhadap konservasi dan
pendayagunaan tumbuhan.
5. Menyiapkan
bahan
untuk
perumusan kebijakan
bidang
konservasi
ex-situ.
|