|
60
dengan
spesifikasi
fungsi
-
fungsi
yang
kompleks,
yang
biasa
kita
sebut dengan
function list.
Functions dapat
diidentifikasi
dengan
melihat deskripsi problem domain yang
dinyatakan
dengan class
dan
event,
dan
dengan
melihat
deskripsi
application domain
yang
dinyatakan
dengan
use case. Functions
harus konsisten
dengan
hasil dari
analisis
lain, seperti dengan use
case
dan
model.
Eksekusi
suatu
fungsi
dapat
merubah
state
pada
model
component
atau
menghasilkan suatu
reaksi dalam
application
domain
atau
problem
domain.
Ada
4 tipe
functions dalam
menggambarkan
suatu
hubungan
antara
model
dengan
konteks
sistem
dan
masing -
masing
memiliki
karakter
tersendiri.
Tipe- tipe
functions
tersebut
adalah:
Update
functions, diaktifkan oleh
suatu
event
dalam
problem
-
domain
dan
mengakibatkan
perubahan
dalam
state
pada
model.
Signal
functions,
diaktifkan
oleh
suatu perubahan
dalam
state
pada
model
dan
menghasilkan
suatu
reaksi
dalam
konteks
yang
dapat
berupa
suatu
tampilan
kepada
actors dalam
application
domain,
atau
intervensi
langsung
dalam problem
domain.
Read
jUnctions, diaktifkan
oleh
suatu
kebutuhan
akan
informasi
untuk
keperluan
pekerjaan actor
dan
mengakibatkan sistem menampilkan
bagian
dari model
yang
|