Home Start Back Next End
  
70
3.  
The client server
architecture
pattern
Arsitektur 
ini 
awalnya 
dikembangkan   
untuk 
menangani
distribusi 
suatu 
sistem 
di 
antara 
beberapa 
processors  
yang
tersebar
secara
geografis.
Pola
arsitektur  ini
digunakan
secara
luas 
dalarn 
industri   software.  Components 
dalarn 
client 
-
server 
architecture   ini
adalah 
sebuah 
server 
dan 
beberapa
clients.
Client- server
architecture
dapat
dilihat
sebagai
two -
layer 
structure, 
dimana  clients sebagai 
top  layer 
dan  server
sebagai 
bottom 
layer. 
Server 
memiliki   sekumpulan   operasi
yang  
tersedia  
bagi 
clients.  
Desain  
arsitekturnya    bersifat
asimetris.  Tanggung  jawab
server
adalah
menyediakan 
semua
yang 
umum 
untuk  semua  clients, baik 
itu  database
ataupun
sumber  
daya 
lainnya  
yang   dapat   dibagi  
(shared)   melalui
jaringan  (network). Dan  masing
-
masing  client
bertanggung
jawab 
untuk 
menyediakan 
suatu  local interface
untuk  users-
nya. 
Beberapa 
pola  
distribusi 
dalarn 
client 
-
server
architecture 
yang  dapat  digunakan 
dapat  dilihat 
pada 
Tabel
2.6 di bawah
ini.
Client 
Server 
Architecture
U
U
+
F
+ M
Distributed
presentation
U
F
+
M
Local presentation
U
+
F
F
+
M
Distributed
functionality
U
+
F
M
Centralized
data
U
+
F
+
M
M
Distributed
data
Sumber
:
Mathiassen
et a!. (2000,
p.200)
Tabel2.6 Beberapa
pola distribusi
dalarn
client-
server
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter