|
50
Ekonomi,
sep erti p emodelan
fuzzy
p
ada
sistem p emasaran
y
ang
komp leks, dll.
Klarifikasi d an p encocokan p ola.
Psikologi,
sep erti
logik a
fuzzy
untuk
menganalisis
kelaku an
masy arakat, p encegahan d an investigasi kriminal, dll.
Ilmu-ilmu sosial, terutama
untuk p emodelan infor masi
y
an g
tidak
p
asti.
Ilmu lin gkun gan, sep erti kendali kualitas air, p rediksi cuaca, dll.
Teknik,
sep erti p erancangan jarin gan
ko mp uter, p rediksi
adany a
gemp a bumi, dll.
Riset op erasi, sep erti p enjadwalan dan p emodelan, p engalokasian, dll.
Peningk atan
kep ercay aan,
sep erti
kegagalan
diagnosis,
insp eksi
dan
monitoring p roduksi.
2.2.2
Teori Ruang Keadaan dan Pencarian
M
enurut Sri Kusumadewi (2003, p 11), Secar a umum, untuk
memban gun suatu sistem y ang mamp u meny elesaikan masalah, p erlu
dip ertimbangkan 4 h al:
a.
M
endefinisikan
masalah
d
en gan
tep at.
Pendefinisan
ini
mencakup
sp esifikasi
y
ang
tep at
mengen ai
keadaan
awal
dan solusi
y
an g
diharap kan.
b.
M
enganalisis
masalah
tersebut
serta
mencari
beber ap a
teknik
p
eny elesaian masalah y an g sesuai.
|