|
23
keseluruhan
untuk
merefleksikan
rencana
TI
yang sudah ditetapkan oleh
perusahaan.
b.
Organization Strategy Risk and Uncertainty
1)
Definitional Uncertainty
Berfokus pada resiko yang mungkin timbul akibat adanya
ketidakpastian akan kebutuhan. Umumnya mendefinisikan ketidakpastian
yang
membebani
spesifikasi
dari
tujuan
perusahaan
(user
atau
bisnis)
yang
dikomunikasikan
pada
staf
proyek
TI.
Ketika
user tidak
dapat
mendeskripsikan masalah dengan baik, atau masalah terus berubah secara
konstan, kelompok TI ditekan untuk
menjawab
dengan
jawabab
yang
benar dan layak.jika kebutuhan sudah ditetapkan dengan tepat tanpa
terjadi perubahan lagi, maka akan lebih mudah bagi staf TI untuk
menyediakan sistem yang sesuai dengan kebutuhan para user.
2)
Technical Uncertainty
Technical Uncertainty menilai
kesiapan
domain
teknologi
untuk
menjalankan
proyek.
Ada
empat
penilaian
yang
meliputi Technical
Uncertainty, yaitu
kemampuan
yang
dibutuhkan,
ketergantungan
perangkat
keras,
ketergantungan
perangkat
lunak
dan
aplikasi
perangkat
lunak.
Tujuan
dari
penilaian
ini adalah
untuk
mengetahui
resiko
dan
menekankan pada kesiapan dan
persiapan
yang
dibutuhkan
untuk
kesuksesan
proyek.
Semakin
besar
angka
negatifnya
maka technical
uncertainty semakin tinggi.
|