|
43
transaksi
sebelumnya, maka hasil evaluasi tersebutlah yang akan digunakan
sebagai data
dalam pemilihan vendor dimasa datang. Menurut Gordon
(2005, p21) terdapat
beberapa alasan mengapa kita harus melakukan
evaluasi performa supplier, antara lain :
1.
You cant manage, when you dont measure. Perusahaan tidak
akan dapat mengelola baik proses procurement secara
keseluruhan, maupun mengelola hubungan dengan supplier
ketika perusahaan tersebut tidak menghitung atau
menganalisis apa yang telah dilakukan supplier, bagaimana
kinerjanya, bagaimana kualitas barang, dan lain-lain.
2.
If you measure supplier, they will improve. Ketika perusahaan
menganalisa, menghitung, dan melaporkan hasil perhitungan
kuantitatif tersebut kepada supplier, maka supplier akan
menerima suatu laporan atas kinerjanya.
Supplier dapat
menjadikannya tolak ukur atas kinerjanya sendiri dan tentunya
akan menjadikannya sebagai pertimbangan untuk
meningkatkan performa mereka.
3.
You can uncover and remove hidden waste and cost driver in
the supply
chain. Dengan menghitung sesuai dengan data
kuantitatif, maka tidak ada
lagi produk-produk yang terbuang
dan perusahaan dapat mengendalikan
biaya yang timbul
dalam proses supply chain.
|