|
19
persiapan oleh masing-masing PTAB untuk memenuhi unsur penilaian yang dibakukan
dalambentuk borang akreditasi. Saat penulisan ini STAB Nalanda sedang melakukan
akreditasi dan tinggal menunggu hasil akreditasi.
Terkadang dilematis melihat perkembangan PTAB saat ini. Di beberapa PTAB
swasta hampir seluruh prasarana, infrastruktur dan fasilitas merger dengan sekolah
formal hal ini membuat PTAB tidak bisa independen dalam melakukan manajeman
mandiri. Termasuk juga teknologi informasi yang seharusnya menjadi keunggulan
kompetitif bagi PTAB untuk mendapatkan posisi tawar (bergainning power) di tengah
lautan pendidikan tinggi di Indonesia.
Keunggulan kompetitif ini yang
masih minim dimiliki oleh PTABPTAB di
Indonesia. Hal ini menyebabkan masuk perguruan tinggi agama Buddha belum
menjadi gaya hidup masyarakat buddhis di Indonesia. PTAB masih dianggap sebagai
sekolah tinggi yang tradisional yang hanya diperuntukkan
bagi orang tidak mampu
(orang kampung/desa), tidak berkualitas dan bermutu.
Hal ini dapat diatasi dengan pencitraan yang kuat untuk memberikan gambaran
yang jelas bahwa PTAB bukanlah lembaga pendidikan yang asal-asalan dan
gampangan. Kedepan, keunggulan komparatif seperti tersedianya teknologi informasi
yang membuat citra PTAB telah berubah menjadi lembaga pendidikan yang up-to-date
dan in bagi masyarakat Buddhis Indonesia.
Seperti pendidikan keagamaan bercirikan buddhis di Thiland misalnya.
Universitas seperti Mahaculalongkornvidyalaya
telah menjadi salah satu universitas
|