|
14
Selain tempat-tempat
suci
tadi
yang cocok
untuk di
bangunnya
sebuah candi
terdapat pula tempat-tempat yang tidak
cocok
dan
dijauhi
karena dipercaya
membawa
sial
dan
menjadi
pantangan,
tempat-tempat
tersebut
antara lain,
tempat
pembakaran
jenazah,
lahan rawa-rawa, dan lahan berbatu-batu, lokasi tersebut
dianggap lokasi yang kotor dan tidak suci.
Selanjutnya jika
lokasi
telah
di
tentukan
maka
biasanya
hal
selanjutnya
yang di
lakukan
untuk
mendirikan
candi adalah pengujian
ketahanan atau biasa di
sebut dengan Bhupariksa
tanah dari
lokasi di
mana candi
tersebut
di
bangun.
Di
Indonesia sendiri
pembangunan
bangunan
modern
masih
melakukan
pengujian
ketahanan
tanah
namun
dengan
cara
yang lebih
maju,
jadi
dapat
di
katakan
ilmu
pembangunan sebuah
candi
masih dapat
diterapkan sampai
sekarang.
Pengujian tanah itu antara lain :
1. Pengujian
kepadatan
tanah
dengan
air
;
dengan
menggali
tanah
kemudian
di
isi
air
hingga
penuh,
dan
di
diamkan
selama sehari,
dan
pada hari
berikutnya
tanah
air
yang
di
dalam
tanah
dilihat,
jika setengah dari air habis, maka tanah tersebut
|