|
5
Indonesia mempunyai ciri khas sendiri, seperti tekhnik konstruksi
penggunaan bahan ataupun corak dekorasinya yang menyesuaikan dengan
lingkungan alam sekitar, dan biasanya pada dinding candi terdapat bas-relief
yaitu dekorasi timbul yang dipahat mengelilingi candi dengan sebuah cerita
mengenai ajaran tertentu.
Menurut
kitab
Manasara Silpasastra (kitab
agama Hindu
yang
menjelaskan
mengenai
seni
dan
tata cara pembuatannya),
bahwa bentuk
sebuah
candi
adalah
pengetahuan
dasar
sebuah
seni
bangunan
gapura,
yaitu
bangunan
yang berada
pada jalan
masuk atau keluar dari suatu tempat,
lahan,
atau wilayah. Namun yang membedakan antara
gapura dan candi adalah pada
ruangannya,
yakni candi mempunyai ruangan tertutup, sedangkan
gapura
mempunyai lorong-lorong sebagai jalan keluar masuk.
Beberapa kitab
keagamaan
India,
yaitu
agama Hindu,
misalnya
Manasara dan
Sipa
praksa,
memuat
aturan-aturan
dalam
pembuatan
gapura
yang
di
Indonesia dikembangkan
menjadi
sebuah
candi,
aturan-aturan
ini
dipegang teguh
oleh
para
seniman
India.
Karena
seniman
pada
masa
itu
percaya bahwa kekuatan yang tercantum pada kitab keagamaan bersifat
magis
dan
religious.
Oleh
karena itulah
ketika agama Hindu
dan
Buddha
masuk ke Indonesia dari India aturan-aturan dari kitab
tersebut tetap terbawa
dan mengalami asimilasi budaya. Bangunan candi itu sendiri khususnya
yang
berkembang di Indonesia mempunyai langgam yang berbeda, yaitu terdapat
|