Home Start Back Next End
  
9
1.   Candi
pertapaan
;
biasanya didirikan di
lereng-lereng bukit atau
gunung sebagai tempat bertapa raja
2.   Candi
pintu
gerbang
;
biasanya
didirikan
sebagai
gapura
atau
pintu masuk
3.   Candi Stupa ; didirikan sebagai lambang Buddha
4.   Candi Balai kembang
/
Tirta ; didirikan di dekat atau di tengah
kolam atau pemandian
5. 
Candi
wihara
;
digunakan untuk tempat
para
pendeta
atau resi
bersemedi.
Dan
jika dilihat
dari
letaknya dalam
suatu
wilayah
pemerintahan
pada
zaman dahulu jenis candi di bagi lagi menjadi tiga yaitu :
1.
Candi
kerajaan
;
Candi
yang digunakan
oleh
seluruh
warga
kerajaan contoh Candi Borobudur dan Candi Prambanan.
2. 
Candi
wanua
atau
watak
;
yaitu candi
yang digunakan oleh
masyarakat
pada daerah
tertentu pada suatu kerajaan (mungkin
dapat di sebut sebagai candi banjar atau candi desa).
3. Candi
pribadi 
yaitu 
candi 
yang 
digunakan 
untuk
mendharmakan (menghormati) seorang tokoh.
2.2.2 Bentuk dan Aturan Arsitektur Candi
Seperti
yang telah
di
jelaskan
sebelumnya
bahwa
sebuah
candi
tidak
boleh di buat secara sembarangan, karena harus
mengikuti aturan-aturan
yang
berlaku
yang
tertulis
di
dalam
kitab
suci
ajaran
agama
Hindu,
khususnya
kitab
Silpasastra
yang memang berisikan
aturan-aturan
pembangunan
candi.
Namun 
menurut 
Djauhari 
Sumintardja 
dalam 
bukunya 
yang 
berjudul
‘kompendium sejarah arsitektur, 1978’ beliau menerangkan
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter