|
Jadi dapat disimpulkan bahwa perancangan sistem adalah tahapan atau kegiatan yang
menentukan sistem baru agar dapat terealisasi sesuai dengan yang telah ditentukan pada
saat menganalisis sistem, termasuk di dalamnya merancang formulir, laporan, tabel, proses
dan memilih pemasok untuk kebutuhan bisnis.
Menurut Sutabri (2004, p27) tahap-tahap perancangan Sistem Informasi Akuntansi
(SIA) terdiri dari :
a. Menyiapkan rancangan yang rinci mengenai data, proses dan laporan yang akan dibuat
dengan pendekatan atas-bawah maupun bawah-atas.
b. Mengidentifikasikan, mengevaluasi dan memilih berbagai alternatif pilihan rancangan
yang sekiranya dapat dijadikan pertimbangan untuk dipakai dan dapat dipilih yang
paling baik.
c. Menyiapkan usulan penerapan yang mengikhtisarkan tugas-tugas penerapan yang harus
dilakukan, keuntungan yang diharapkan dan biayanya.
d. Menyetujui atau menolak penerapan, biasanya mempertimbangkan antara manfaat dan
biaya.
2.1.8
2.1.8.1
Menurut Jones dan Rama (2006, p60), Unified Modelling Language
(UML), a language used for specifying, visualizating, constructing and
documenting an information system. Yang berarti bahwa UML adalah sebuah
bahasa yang digunakan untuk menentukan, memvisualisasi, membangun dan
mendokumentasi sistem informasi.
|