Home Start Back Next End
  
13
Pulpa
ini
merupakan suatu
rongga
di
dalam akar
gigi
yang
berisi
banyak
pembuluh
darah
dan
pembuluh
saraf.
Karena
ruang
pulpa
ini
sangat
kecil,
jika
terjadi infeksi atau radang pada
gigi rasa sakitnya akan
lebih terasa daripada sakit
di bagian tubuh yang lain.
2.3.2 Gigi Susu
Gigi susu
disebut
juga
gigi
sulung,
g1g1
primer,
gigi
bayi
atau
g1g1
sementara.
Walaupun
bayi
tampaknya
belum
memiliki
gigi
di
mulutnya,
namun
sebenarnya
telah
terbentuk
benih
gigi
susu
sejak
dari
kandungan. Pembentukan
gigi
susu
telah
dimulai pada
usia
14
minggu
dalam
kandungan dan
selesai
pada
usia 3 tahun.
Gigi baru
muncul saat
ia
siap
menerima
makanan
yang
lebih padat
selain
susu.
Oleh
karena
itu
pemeliharaan
kesehatan
gigi
sejak
dini
sangatlah
penting.
Sedangkan
pada
saat
erupsi
(rnunculnya
dalam
rongga
mulut
pertama
kali pada gigi seri
rahang bawah) terjadi pada usia 6 bulan dan terakhir di
usia 28
bulan.
Gigi susu
akan
bertahan
dalam
mulut sampai kira-kira
usia
6
tahun, yang
merupakan saat erupsi gigi tetap pertama.
Agar
anak-anak
terbiasa
dan
terlatih
untuk
merawat
giginya, pengenalan
dokter
gigi
secara
dini
kepada
anak-anak
sangatlah
penting.
Idealnya
dimulai
pada
usia
2
tahun, kecuali
jika
terdapat
masalah
serius
di
usia
sebelum
itu.
Periksalah
gigi
secara
rutin
minimal
6
bulan
sekali.
Merawat gigi
lebih
baik
daripada
mengobati, Karena
mengobati gigi
yang
sudah
rusak
akan
merusak
penampilan jika sudah
dalam
tahapan pendewasaan. Karena kerusakan pada
gigi
tersebut, akan membuat tumbuhnya gigi yang tidak teratur.
Penyakit
gigi
yang
sering
teijadi
pada
anak-anak
adalah
penyakit
gigi
berlubang
(karies).
Gigi
yang
rentan,
tipis,
rapuh
dan
permukaannya
tidak
rata
sehingga 
mudah 
dilekati  plak 
juga 
mudah 
mengakibatkan
teijadinya  karies.
Karies
dapat
dicegah
dengan
beberapa cara,
di
antaranya adalah
dengan
menggosok gigi secara teratur, sesudah makan dan sebelum tidur.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter