Home Start Back Next End
  
23
c.                       (anak panah terputus-putus), menyatakan kegiatan  semu atau
dummy activity. Setiap anak panah memiliki peranan ganda dalam mewakili kegiatan
dan membantu untuk menunjukkan hubungan utama antara berbagai kegiatan.
Dummy
di sini berguna untuk membatasi mulainya kegiatan seperti halnya kegiatan
biasa, panjang dan kemiringan  dummy
ini juga tak berarti apa-apa sehingga tidak
perlu berskala. Bedanya dengan kegiatan biasa ialah bahwa kegiatan dummy
tidak
memakan waktu dan sumbar daya, jadi waktu kegiatan dan biaya sama dengan nol.
d.                    (anak panah tebal), merupakan kegiatan pada lintasan kritis. 
Dalam penggunaannya, simbol-simbol ini digunakan dengan mengikuti
aturan-aturan sebagai berikut (Hayun, 2005) : 
a)  Di antara dua kejadian (event) yang sama, hanya boleh digambarkan satu
anak panah. 
b)  Nama suatu aktivitas dinyatakan dengan huruf atau dengan nomor
kejadian. 
c)  Aktivitas harus mengalir dari kejadian bernomor rendah ke kejadian
bernomor tinggi. 
d)
Diagram hanya memiliki sebuah saat paling cepat dimulainya kejadian
(initial event) dan sebuah saat paling cepat diselesaikannya kejadian (terminal
event).
2.3.3 Konsep Dalam Analisis Jaringan Kerja
Menurut Roger (2002), di dalam analisis jaringan kerja kita mengenal dua
konsep yaitu events dan activity.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter