Home Start Back Next End
  
Individu
yang
mengalami
amnesia
disosiatif
dapat secara
mendadak
kehilangan
kemampuan
untuk
mengingat
kembali
informasi
tentang
dirinya
sendiri ataupun
berbagai
informasi
yang
sebelumnya
telah
ada
dalam
memori
mereka.
Biasanya
hal
ini terjadi
sesudah
peristiwa
yang
menekan
(stressful
event)
seperti
misalnya
menyaksikan
kematian
seseorang
yang
dicintai.
Informasi
yang
hilang
atau tidak
mampu
diingat
oleh
individu
biasanya
menyangkut
peristiwa
traumatik
dan
menekan
yang terjadi dalam kehidupan
individu.
Memori
yang
hilang
biasanya
paling
sedikit
meliputi
beberapa
peristiwa
selama
masa   traumatiknya,  
namun   memori   yang 
hilang   dapat   pula   meliputi   seluruh
kehidupan.
Selain
hilangnya
memori,
biasanya
individu
dengan
gangguan
ini tetap
memiliki
kemampuan
untuk berbicara,
membaca,
ataupun
melakukan
seluruh
kemampuan
yang
telah
diperolehnya
selama
ini.  
Individu
tetap
memiliki
kapasitas
atau kemampuan
untuk mempelajari
berbagai informasi baru yang ada.
Gangguan
amnesia
ini
dapat
berlangsung
hanya
beberapa
jam,
namun
dapat
pula
bertahun-tahun.
Gangguan
ini
dapat
menghilang
dengan
tiba-tiba
sama
seperti
ketika
dia  muncul 
dan  individu 
akan 
sembuh 
sepenuhnya 
dengan 
kemungkinan
kekambuhan
yang relatif kecil.
Menurut
Semiun
(2007:391)
amnesia
adalah
ketidakmampuan
yang
terjadi
secara
tiba-tiba
untuk
mengingat
informasi
pribadi
yang penting.
Ketidakmampuan
untuk
mengingat
itu tidak
dapat dijelaskan
dengan
kelupaan
yang sifatnya
biasa. Kemudian
menurut
Gerald
dan
Davidson
(2006:186)
amnesia
adalah
hilangnya
memori
setelah
kejadian
yang
penuh
stres.
Seseorang
yang
menderita
gangguan
ini tidak
mampu
mengingat
informasi
pribadi
yang
penting,
biasanya
kejadian
itu terjadi
setelah
seseorang itu mengalami stres.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter