Home Start Back Next End
  
20
dilakukan komunikator tunggal kepada
khalayak
luas
(massa),
dengan
menggunakan
media
massa
(radio,
TV, koran,
majalah) sehingga pesan
tersebut
dapat
diterima
oleh
massa secara serempak atau bersamaan,
dengan demikian komunikasi massa ini melibatkan komunikator dan
media komunikasi sebagai media penyampaian pesannya, karena pesan
berhubungan dengan kepentingan khalayak banyak.
2.2.5.2 Ciri-ciri Komunikasi Massa
`Komunikasi massa memiliki ciri-ciri tersendiri karena berbeda
dengan bentuk komunikasi massa (Ardianto dan Erdinaya, 2004 : 3-7),
sebagai berikut :
1.   Komunikasi Terlembaga
Komunikator pada komunikasi bersifat
melembaga, bisa berupa
institusi atau organisasi
2.   Pesan Bersifat Umum
Pesan
yang disampaikannya bersifat
terbuka karena ditujukan untuk
semua orang dan tidak ditujukan untuk sekelompok orang tertentu.
Oleh  karena  itu  pesan  komunikasi  bersifat  umum.  Komunikasi
massa
itu
bersifat
terbuka,
artinya komunikasi massa itu ditujukan
untuk semua orang dan tidak untuk kelompok orang tertentu,
pesannya bersifat umum.
3.   Komunikan Anonim dan Heterogen
Dalam komunikasi
massa
komunikator
tidak
mengenal
komunikan
(anonim) karena komunikasi menggunakan media dan tidak tatap
muka. Disamping anonim, komunikan komunikasi massa adalah
heterogen karena terdiri dari lapisan
masyarakat
yang
berbeda.
Masing-masing komunikan berbeda jenis kelamin, jenis pekerjaan,
latar belakang budaya, agama dan tingkat ekonomi.
4.   Media Massa Menimbulkan Keserempakan
Keserempakan
yang
dimaksud
dalam komunikasi
massa
adalah
kesamaan 
waktu 
yang 
hampir 
bersamaan 
dalam  menerima
informasi yang diberikan lewat media massa
5.   Komunikasi Massa Mengutamakan Isi daripada Hubungan
Pada
komunikasi
massa
yang
terpenting adalah
adalah
unsur
isi.
Dalam komunikasi
massa,
pesan
harus
disusun
sedemikian
rupa
berdasarkan
sistem tertentu
dan disesuaikan
dengan
karakteristik
media massa yang akan digunakan.
6.   Komunikasi Massa Bersifat Satu Arah
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter