|
50
suatu
cara
pandang
seseorang
baik
yang
bersifat
positif
maupun
yang
bersifat
negatif
tentang pekerjaannya.
Menurut pendapat T. Hani (2001, pp103-104) kepuasan kerja adalah sebagai
keadaan
emosional
yang menyenangkan
atau tidak
menyenangkan
dengan
mana
para
karyawan memandang pekerjaan mereka. Kepuasan kerja mencerminkan perasaan
seseorang
terhadap
pekerjaanya.
Ini nampak
dalam
sikap
positif
karyawan
terhadap
pekerjaan dan segala sesuatu yang dihadapi di lingkungan kerjanya.
Greenberg dan
Baron
(2003,
p148)
dan
Wibowo
(2007,
p299)
mendeskripsikan
kepasan
kerja sebagai sikap positif atau negatih yang dilakukan individual
terhadap
pekerjaan mereka.
Kemudian
Wibowo
(2007,
p300)
berpendapat
bahwa,
kepuasan
kerja
memiliki
2
teori,
dikatakan
bahwa
teori
kepuasan kerja
mencoba
mengungkapkan
apa
yang
membuat
sebagian orang lebih puas terhadap pekerjaanya dari beberapa lainnya. Teori ini juga
mencari
landasan
tentang
proses
kepuasan
orang
terhadap
kepuasan
kerja. Di
antara
teori
kepuasan kerja adala two factor theory dan value theory.
1.
Two Factor Theory
Teori
kepuasan
kerja
yang
menganjurkan
bahwa
kepuasan dan
ketidakpuasan
merupakan
bagian
dari
kelompok
variabel
tang
berbeda,
yaitu
motivators
dan hygiene
factors.
2.
Value Theory
Menurut
konsep
teori
ini,
kepuasan
kerja
terjadi
pada
tingkat
dimana
hasil
pekerjaan
diterima individu seperti
yang diharapkan. Semakin banyak orang menerima
hasil, akan
semakin puas. Semakin sedikit mereka meneria hasil, akan menjadi kurang puas.
|