|
23
Citra produk merupakan sebuah gambaran yang dimiliki khalayak tentang
organisasi melalui akumulasi semua pesan yang diterima, pesan yang diterima dengan
sengaja maupun tidak secara terus menerus, akan membentuk sebuah gambaran akan
produknya oleh publiknya, kesesuaian harapan citra yang terbentuk dengan kenyataan
citra yang terbentuk di public belum tentu sama ( Umam, 2012:125)
Citra bagaimana pihak lain memandang sebuah produk,setiap produk
memunyai
citra sebanyak jumlah orang memandangan. Tugas perusahaan dalam produk
membentuk citra dengan mengindentifikasi citra seperti apa yang ingin di bentuk di
mata publik atau masyarakat (Ardianto, 2011:62).
Keberhasilan perusahaan dalam produk membangun citra di pengaruhi oleh citra
berdasar orientasi manfaat yang di butuhkan dan di inginkan oleh masyarakat. Manfaat
yang ditonjolkan cukup realistis citra yang di tonjolkan sesuai dengan kemampuan
perusahaan terhadap produk.citra yang di tonjolkan mudah mengerti sasaran : citra yang
di tonjolkan merupakan sarana,bukan tujuan usaha (Ardianto, 2011:62).
Menurut Widyatama dalam jurnal olivia Produk diproyeksikan
atau dikaitkan
pada suatu citra dan kepribadian tertentu melalui kampanye periklanan, pencitraan ini
berorientasi pada simbol kehidupan (2011:99).
Bentuk-bentuk pencitraan dalam rangka untuk membangun sebuah citra produk
yang positif dimata konsumen. Bentuk-bentuk pencitraan tersebut merupakan sebuah
langkah dari strategi pesan, yang disebut dengan strategi citra produk atau brand image.
Dalam strategi citra produk terdapat bentuk strategi yaitu strategi differensiasi.
Maksudnya adalah sampai dimana produk atau brand tersebut mampu membangun
image khusus, unik, atau berbeda pada masyarakat konsumen. (Hutagaol, 2011:99)
|