Home Start Back Next End
  
12
f)
Citra  yang  baik  dan  yang  buruk
Suatu  citra  yang  lebih  baik  sebenarnya  bisa  dimunculkan  kapan  saja, 
termasuk  di  tengah  terjadinya  musibah  atau  sesuatu  yang  buruk.  Caranya 
adalah  dengan  menjelaskan  secara  jujur  apa  yang  menjadi  penyebabnya, 
baik  itu  informasi  yang  salah  atau  suatu  perilaku  yang  keliru. 
Menurut
Philip kotler di kutip buku Rosady Ruslan citra adalah
seperangkat
keyakinan, ide dan kesan suatu pegangan seseorang mengenai objek. Sikap dan tindakan
orang
terhadap
objek
sangat
dikondisikan oleh
gambar yang
objek.
Penilaian atau
tanggapan masyarakat tersebut dapat berkaitan dengan timbul rasa hormat (respect),
kesan-kesan yang baik dan menguntungkan terhadap suatu produk terhadap suatu nilai-
nilai kepercayaan. (2003:80).
Sedangkan  menurut  Kotler  dalam  Nova, pengertian  citra  adalah  Persepsi 
masyarakat  terhadap  perusahaan  atau  produknya.  Citra  dipengaruhi  oleh  banyak 
faktor  di  luar  kontrol  perusahaan.  Dapat  disimpulkan  bahwa  citra  merupakan 
bagaimana  pandangan  masyarakat  kepada  perusahaan  atau  produk  perusahaan  yang 
dipengaruhi  oleh  banyak  faktor  seperti  pandangan  masyarakat  lain  terhadap 
perusahaan  atau  produk  tersebut (2011  :  298).
Menurut penulis citra adalah merupakan penilaian, kualitas dari suatu produk dan
memiliki nilai kepercayaan kepada konsumen. Apabila suatu produk memiliki citra yang
positif di masyarakat maka tanggapan baik dari masyakarat.
Jadi,
suatu produk harus
menjaga citra di kalangan masyakarat dengan cara meningkatkan mutu kualitas produk
yang dapat membentuk opini publik yang lebih luas.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter