Home Start Back Next End
  
9
Hal ini juga ditambahkan oleh Gerungan (2004) yang mengatakan:
   Pengertian attitude dapat kita terjemahkan dengan sikap terhadap objek tertentu yang
dapat merupakan sikap pandangan atau sikap perasaan, tetapi sikap tersebut disertai
dengan kecenderungan untuk bertindak sesuai dengan sikap objek itu. Jadi, attitude
bisa diterjemahkan dengan tepat sebagai sikap dan
kesediaan beraksi terhadap suatu
hal. Attitude
senantiasa terarahkan kepada suatu hal, suatu objek. Tidak ada attitude
tanpa ada objeknya. (hal.160-161)
Thursione dalam Gerungan (2004) juga berpendapat bahwa:
   Sikap sebagai tindakan kecenderungan yang bersifat positif atau negatif yang
berhubungan dengan objek psikologi. Objek psikologi disini meliputi: simbol, kata-
kata, slogan , orang, lembaga, ide, dan sebagainya. Orang dikatakan memiliki sikap
positif terhadap suatu objek psikologi apabila ia suka (like) atau memiliki sikap
favorable, sebaliknya orang yang dikatakan memiliki sikap yang negatif terhadap
suatu objek psikologi bila ia tidak suka (dislike) atau sikapnya unfavorable. (hal.150)
Selain definisi sikap yang sudah dijelaskan diatas, sikap juga memiliki aspek-aspek,
yaitu:
1.
Aspek Kognitif : yang berhubungan dengan gejala mengenal pikiran. Berupa
pengetahuan, kepercayaan atau pikiran yang didasarkan kepada informasi yang
berhubungan dengan objek.
2.
Aspek Afektif : berwujud proses yang menyangkut perasaan-perasaan tertentu
seperti ketakutan, kebencian, simpati, antipasti, dan sebagainya yang ditujukan
kepada objek-objek tertentu.
3.
Aspek Konatif (behavior) : berwujud proses tendensi/kecenderungan untuk
berbuat sesuatu kepada objek yang bersangkutan. (Ahmadi, 1991, hal. 149)
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter